Lorem ipsum

Vericoliannio, S.Sos

Lorem ipsum

SELAMAT JALAN JAMAAH HAJI KAB. BENGKULU UTARA SEMOGA MENJADI HAJI YANG MABRUR DAN MABRURAH, AMIN YA ROBAL ALAMIN

Rabu, 25 September 2013

10 Jamaah Wafat di Tanah Suci

ilustrasi jenazah
Ilustrasi Jenazah


MAKKAH- Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) mencatat setelah 15 hari keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama sejak 10 September, sebanyak 10 jamaah telah wafat di tanah suci.

Enam jamaah wafat di Madinah, tiga di Makkah, dan satu di Jeddah. Berikut nama jamaah yang wafat seperti dinukil dari Siskohat, Rabu (25/9/2013):

Empat di antaranya berasal dari embarkasi Solo (SOC) yaitu Nasir Bin Sagrib (SOC/3) dan Amin Bin Dolah Nduri (SOC/06) wafat di Madinah. Sedangkan Abdurrahman Bin Marhad (SOC/2) dan Kimin Bin Ahmad Sujak (SOC/15) di Makkah.

Jamaah lainnya Amaq Sapoan Bin Aq Sapar (LOP/5), Asmawati Binti H Asmawi (JKG/4), Rotena Binti Malik (PLM/1), dan Icih Bachriyah Binti Bachrudin (JKG/19) wafat di Madinah.

Adapun jamaah lainnya yang wafat di Makkah adalah Gozali Tusi Bin H Abd Rahman (JKG/8).

“Satu jamaah yang wafat di Jeddah bernama M Arifin Bin Hape kloter 15 embarkasi Makassar,” terang Kepala Seksi Pelayanan Siskohat, MU Asep SA.

Sementara itu, Kepala BPHI Madinah Suharto kepada Media Centre Haji menjelaskan bahwa mereka yang meninggal umumnya sudah memiliki penyakit bawaan yang berisiko tinggi, yakni jantung koroner dan Sepsis (infeksi penyakit yang sangat berat), sehingga mempengaruhi organ tubuh secara keseluruhan.

“Seluruh jamaah sudah dimakamkan dan pihak keluarga juga sudah diberitahu secara resmi,” tutur Suharto. (kem)

Sumber : Kemas Irawan Nurrachman - Okezone

Minggu, 22 September 2013

Jemaah Haji Diimbau Tak Banyak Bawa Uang Tunai ke Arab Saudi

Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan melayani kebutuhan layanan keuangan jemaah Haji di Arab Saudi selama musim haji.  Jemaah Haji disarankan untuk menghindari membawa uang tunai berlebihan ke Tanah Suci karena akan merepotkan dan rentan hilang.

Corporate Secretary Bank BRI Muhamad Ali mengatakan perseroan akan membuka konter layanan untuk Jemaah Haji di Arab Saudi di wilayah Kerja Kemenag RI, Mekkah selama 30 hari mulai minggu ketiga dan keempat bulan September 2013.

"Rencananya pada musim Haji tahun 1434 Hijriah atau 2013 Masehi  ini kami akan kirim pekerja atau  petugas BRI ke Arab Saudi untuk melakukan pembukaan Konter Layanan untuk Jemaah Haji Indonesia, resmi dibukanya tanggal 25 September ini," kata Ali dalam keterangannya Minggu (22/9/2013)

Ia menuturkan bagi jemaah haji yang menjadi nasabah BRI akan mendapat informasi terkait lokasi ATM di Arab Saudi yang telah terkoneksi dengan jaringan internasional, dan pemblokiran serta penggantian Kartu Debit/ATM BRI bila kartu tersebut hilang.

Sementara bagi para jemaah haji yang belum memiliki Rekening Tabungan dan Kartu Debit/ATM BRI, BRI juga menyediakan layanan pembukaan Tabungan BRI BritAma dilengkapi dengan Kartu Debit/ATM BRI, yang saat ini telah terkoneksi dengan jaringan internasional (Visa/Cirrus/Mastercard).

"Tujuannya memberikan informasi dan kemudahan bagi Jemaah Haji yang memerlukan layanan perbankan khususnya dalam hal penarikan uang tunai dengan menggunakan kartu ATM/ Debit yang terkoneksi dengan jaringan internasional," katanya.

Menurutnya program ini untuk memberikan edukasi kepada Jemaah Haji sebagai bagian dari cashless society, yakni penggunaan kartu Debit/ ATM sebagai alat penarikan dan penyetoran uang dan transaksi lainnya selama di Arab Saudi.
Kartu Debit/ATM BRI yang telah terkoneksi jaringan internasional (Cirrus/ Maestro/ MasterCard), akan memberikan kemudahan bagi seluruh jamaah haji Indonesia yang ingin melakukan transaksi keuangan di ATM yang berada di Arab Saudi.

“Sehingga tidak perlu repot-repot lagi bawa uang tunai banyak-banyak," jelas Ali.

Menurut Ali bagi nasabah Tabungan Haji BRI (status rekening aktif) juga akan mendapatkan fasilitas perlindungan Asuransi Jiwa dan Kecelakaan diri secara gratis. ujar Ali. Terkait besarnya nilai pertanggungannya yakni ditetapkan sebesar 120% dari saldo rekening Tabungan Haji tertanggung pada satu hari sebelum terjadinya resiko meninggal dunia atau cacat tetap.

Dukungan lain Bank BRI di musim haji tahun ini yakni pembukaan layanan penukaran mata uang asing (Money Changer) berupa penjualan bank notes (SAR/ Saudi Arabian Riyal). Money Changer ini hadir untuk melayani penjualan/penukaran b anknotes SAR, yang dapat dilakukan di 14 (empat belas) embarkasi Haji antara lain Banda Aceh, Medan, Batam, Pondok Gede, Solo, Surabaya, Mataram, Makassar, dll.

"Tahun ini Bank BRI menyediakan 20 juta Riyal (SAR) untuk mendukung bisnis ini, naik bila dibanding tahun lalu yang tercatat 10,7 juta Real (SAR)," ujar Ali.

Sebagaimana diketahui, untuk musim Haji tahun 2013 ini, Dirjen Penyelenggaran Haji dan Umroh Kemenag, Anggito Abimanyu mengatakan, total Jamaah Haji yang diberangkatkan yakni sebanyak 168.800 orang.

Angka itu terdiri dari haji regular 155.200 dan haji khusus 13.600 jamaah. Tahap keberangkatan haji tahun 2013/1434 H ini dimulai pada 10 September hingga 9 Oktober 2013 sementara phase kedua (pemulangan) akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober – 19 November 2013.

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance

Senin, 16 September 2013

414 Petugas Daker Mekkah Diminta Fokus Layani Jamaah Lansia



Jakarta, Sinhat (13/09/13) - Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Cepi Surapriatna menjelaskan, tahun ini tantangan petugas haji makin berat. Sebab, ujar dia, akibat renovasi yang dilakukan di sekitar Masjidil Haram, arena thowaf, diprediksi akan semakin padat. 
Untuk itu, lanjut Cepi, hendaknya para petugas meningkatkan perhatiannnya kepada jamaah haji. “Khususnya jamaah haji lansia (lanjut usia). Serta yang mengidap penyakit tertentu atau berkebutuhan khusus. Untuk meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji tersebut, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) telah menyiapkan kursi roda,” ucap Cepi usai memberi pembekalan kepada ratusan petugas haji Daerah Kerja (Daker) Makkah, di gedung SG3 asrama haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis malam (12/09). 
Dalam pembekalan itu, Cepi meminta komitmen petugas dalam melayani jamaah. Dia berharap petugas memiliki komitmen yang tinggi saat melayani 155.200 jamah haji regular dan 13.600 jamaah haji khusus. Sementara, Direktur Pembinaan Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Kartono menambahkan, pembekalan sebelumnya telah dilakukan untuk petugas haji daerah kerja Jeddah dan Madinah. 
“Pembekalan petugas penting dilakukan, mengingat tugas-tugas yang diemban para petugas selama pelaksanaan ibadah haji cukup berat. Demi melayani para tamu Allah, mereka rela meninggalkan keluarga tercinta,” imbuh Kartono. Untuk petugas Daker Mekkah, sambung dia, masa pelaksanaan tugasnya sekitar 60 hari.  Tahun ini, terang dia, diberangkatkan sebanyak 414 petugas. Dengan rincian dari Kementerian agama 249 orang dan Kementerian Kesehatan 165 orang. 
Para petugas itu, kata Kartono, akan ditempatkan di beberapa titik. “Yakni di sekitar pemondokan (maktab), thowaf (mathof) serta tempat-tempat lain yang menjadi tempat berkumpulnya jamaah haji Indonesia. Itu dilakukan untuk memberi kemudahan jamaah haji. “Bila jamaah haji memerlukan bantuan, baik penginapan, makanan, transportasi, kesehatan, ibadah, pelayanan umum, maupun informasi lain, silahkan hubungi petugas. Sebab, sudah menjadi kewajiban petugas, untuk melayani jamaah dengan sebaik-baiknya, seperti melayani orang tua kita sendiri,” pesan Kartono kembali.

Berita Sebelumnya :

Blogger Widget Get This Widget